1 Cara Restore File WP-Content WordPress melalui cPanel. 2. Cara Restore Database WordPress melalui cPanel. Baiklah mari kita bahas cara melakukan restore data penting WordPress yang mencakup file wp-content dan file database. Saya anggap Anda sudah mempunyai kedua data penting tersebut yang tersimpan di dalam komputer.
Halo semuanya, kembali lagi di sahretech. Pada kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana cara membuat fitur hapus data dan sekaligus restore data satu persatu atau sekaligus pada laravel dengan softdelete. Penasaran?, mari ikuti pembahasannya berikut ini. Pada tutorial kali ini saya akan menggunakan laravel versi 8, meskipun menggunakan versi 8 tapi kalian tetap bisa menggunakan laravel versi 7 atau 6. Jadi pada tutorial kali ini kita akan membuat sebuah project laravel sederhana yang menampikan tabel, lalu terdapat tombol delete di setiap barisnya. Lalu di bagian atas tabel terdapat tombol untuk melihat semua data yang telah dihapus, semua data yang dihapus nantinya dapat direstore satu persatu atau direstore sekaligus. Jadi pada tutorial kali ini, kita belajar 2 proses sekaligus yaitu bagaimana cara menghapus dan bagaimana cara merestore. Untuk melihat hasilnya, silahkan kalian scroll ke bagian paling bawah pada artikel ini. Sebelum kita mulai, saya asumsikan kalian sudah menyiapkan project laravelnya terlebih dahulu. Atau silahkan ikuti tutorial berikut ini untuk menginstall fresh laravel 8 id; $table->string'name'; $table->string'email'->unique; $table->timestamp'email_verified_at'->nullable; $table->string'password'; $table->rememberToken; $table->timestamps; $table->softDeletes; }; } public function down { SchemadropIfExists'users'; } } 2. Selanjutnya buatlah sebuah database baru dengan nama laravel di dalam phpmyadmin. Lalu jalankan perintah php artisan migrate untuk membuat tabel baru di ke dalam database laravel. Jika berhasil dijalankan maka tampilan phpmyadmin akan tampak seperti di bawah ini. Tabel User Setelah Dimigrate 3. Selanjutnya buka app/Models/ lalu edit dan samakan isinya dengan script di bawah ini. 'datetime', ]; } 4. Setelah diedit, selanjutnya jalankan perintah di bawah ini secara bergantian untuk memasukan data dummy atau data instan ke dalam tabel user. Userfactory->count10->create Setelah dijalankan, buka halaman phpmyadmin kalian, maka hasilnya akan tampak seperti gambar di bawah ini. Terlihat ada 10 record baru yang berhasil ditambahkan. Hasil Data Dummy 5. Selanjutnya buatlah sebuah controller baru dengan nama di dalam folder app/Http/Controllers. Lalu copy dan paste script di bawah ini. has'view_deleted' { $users = $users->onlyTrashed; } $users = $users->paginate8; return view'users', compact'users'; } public function delete$id { Userfind$id->delete; return back; } public function restore$id { UserwithTrashed->find$id->restore; return back; } public function restoreAll { UseronlyTrashed->restore; return back; } } 6. Selanjutnya buka routes/ lalu tambahkan empat route baru seperti di bawah ini. name' Routedelete'users/{id}', 'App\Http\Controllers\UserControllerdelete'->name' Routeget'users/restore/one/{id}', 'App\Http\Controllers\UserControllerrestore'->name' Routeget'users/restore/all', 'App\Http\Controllers\UserControllerrestoreAll'->name' 7. Ok, langkah terakhir kita buat view untuk menampilkan tabel dan data datanya. Buatlah sebuah file baru dengan nama di dalam folder resources/views ifrequest->has'view_deleted' View All Users Restore All else 'DeletedRecords'] }}" class="btn btn-primary btn-sm">View Delete Records endif No Name Email Action foreach$users as $user {{ $user->id }} {{ $user->name }} {{ $user->email }} ifrequest->has'view_deleted' id }}" class="btn btn-success">Restore else id }}"> csrf Delete endif endforeach $document.readyfunction { $"example".DataTable{}; }; $'.show_confirm'.clickfunctione { if!confirm'Are you sure you want to delete this?' { } }; Semua setting dan konfigurasi sudah kita lakukan, sekarang waktunya kita coba jalankan project yang baru kita buat silahkan jalankan perintah php artisan serve. Lalu akses projectnya di localhost8000/users Jika semua berjalan lancar maka hasilnya akan tampak seperti gambar gif di bawah Akhir Aplikasi Bagaimana mudah atau susah guys?. Ok sekian tutorial kali ini tentang cara membuat fitur hapus dan restore data pada laravel. Semoga bermanfaat, jika ada kesulitan silahkan tanya langsung di kolom komentar di bawah ini, atau tanya langsung di fanspage sahretech. Sekian dan sampai jumpa. D
zuUT00I.